Of Letters and You (for @889192_)

surongof letters and you by violetkecil

Apakah sebuah senyuman lebar dan tawa riang menandakan bahwa kamu bahagia? Apakah tangis menandakan kesedihan? Aku tidak bisa menjawabnya jika kamu menanyakan itu. Aku justru ingin bertanya padamu, bagaimana rasanya tertawa lepas? Bagaimana rasanya menangis? Aku tidak pernah bisa melakukan dua hal itu. Karena jantungku akan berhenti berdetak jika aku melakukannya. Jangan menatapku dengan pandangan aneh. Kalimat itu tidak berlebihan Dan, tentu bukan karena aku tidak memiliki perasaan. Aku hanya tidak bisa. Atau lebih tepatnya aku tidak boleh, walaupun aku ingin.
Hei, ini mungkin terdengar aneh, tapi maukah kau tersenyum setelah membaca ini? Baca lebih lanjut

#13 Mr. Chu~

#365drabblesproject

#13 Mr. Chu~ for @parkzra // Cast: Suho & girl

Ini cerita tentang perdebatan hati seorang gadis remaja. Sebulan yang lalu ia selalu bersembunyi di belakang rak buku di perpustakaan sekolah. Berteriak-teriak dalam hati ‘Senpai notice me’. Pipi bersemu merah ketika sang senpai menoleh ke arahnya. Dengan canggung mengalihkan pandangan. Bersembunyi—berharap rak-rak buku itu menelannya hingga ia tidak harus mendengar tawa pelan dari Senpai.

Baca lebih lanjut

[CLOSED] 365 Drabbles Project

365drabbles-project_violetkecilHello world~ Apa kabar kalian semua? Ada yang merindukan saya? Hehehehe… I’m back back back~ Sebenarnya saya tidak menghilang, kadang masih nulis tapi di blog sebelah dan karena akhir-akhir ini lagi sibuk banget sama kerjaan dan lagi kena writer’s block tapi pengen tetap nulis *sighs* Jadilah ide project ini muncul. What is it? Here, attention girls~

Baca lebih lanjut

내려온다 빗물이 뚝 뚝 뚝

tumblr_m86we1hbTL1rt7g3so1_500

내려온다 빗물이 뚝 뚝 뚝

exo-exo-k-suho-Favim.com-507677

Siang yang tadinya cerah perlahan mulai gelap. Awan putih bergerak pelan dan berubah. Mendung dan angin mulai berhembus dingin. Ruangan kamar dengan jendela besar itu pun mulai gelap, tapi ia tidak beranjak sedikit pun untuk menghidupkan penerangan. Ia hanya menekuk kaki dan memeluknya dengan kedua tangan. Meringkuk di lantai yang dingin, tepat di samping tempat tidur.

Pandangan sayu tertuju pada tetes air hujan yang mulai jatuh perlahan. Dulu sekali ia sangat menyukai saat tetes air itu jatuh membasahi tanah. Ia selalu ingin merasakan berada di bawah hujan—membiarkan setiap tetesnya menyentuh kulitnya. Itu dulu, jauh sebelum ia mengenal gadis itu.

Rain is falling – drip drip drip
I wonder if the skies know how I feel
I cover my eyes so I won’t hurt more, so I won’t see you anymore

Baca lebih lanjut