Selamat Ulang Tahun Mah


Mah, Asih kangen…

Mah, ini surat pertama yang pernah Asih tulis untuk Mamah. Kenapa? Karena selama ini kita selalu bersama dan tidak pernah terpisah jarak. Asih seperti tidak punya alasan untuk menuliskan perasaan buat Mamah melalui tulisan tapi Asih akan lakukan itu sekarang.

Mah, asih kangen…

Asih kangen tawa ceria Mamah seperti dulu. Walaupun Mamah masih selalu tertawa sekarang tapi Asih tahu Mamah memendam kesedihan sendiri. Mamah selalu tegar dan berusaha terlihat kuat di depan Asih dan Papah. Iya kan Mah? Berarti Asih juga harus kuat untuk Mamah. Mari kita berbagi beban ini bersama. Mamah tidak sendiri. Masih ada Asih dan Papah yang akan mendukung Mamah. Mengusahakan yang terbaik untuk kesehatan Mamah. Mamah percaya itu kan?

Ah, Asih rasanya ingin menangis. Ini akan memalukan Mah, karena Asih menulis surat ini di sela kesibukan kantor. Asih tiba-tiba saja kangen Mamah di rumah. Aduh, air mata Asih sudah mendesak keluar tapi Asih tidak boleh menangis. Asih harus kuat. Kuat demi Mamah dan keluarga kita.

Mah, Asih akan berusaha kuat dan tidak lagi menjadi anak Mamah yang manja. Asih sudah bisa memasak Mah. Kedengarannya sederhana tapi itu hal yang Asih tidak pernah bisa lakukan ketika Mamah masih sehat dulu. Mamah tahu kan gimana Asih? Mamah yang selalu membuatkan segelas susu setiap pagi dan sebelum tidur untuk Asih. Rutinitas dari saat Asih masih sekolah, kuliah bahkan hingga Asih sudah bekerja. Rutinitas yang bikin Asih kangen Mah… Kangen kita shopping seharian penuh, menonton drama Korea, membuat kue dan semua hal-hal yang selalu kita lakukan bersama dulu. Asih kangen…

Berapa pun kata kangen yang sudah Asih tulis rasanya tidak cukup buat ungkapin kangen Asih. Mah, Asih ingin Mamah tersenyum ketika membaca ini. Senyum Mamah memberikan kekuatan untuk Asih dan Papah.

Mamah harus tersenyum dan bahagia.

Asih, Papah dan Mamah akan selalu bahagia bersama. Asih percaya kesembuhan itu akan datang. Jika ada keajaiban maka kesembuhan Mamah adalah keajaiban dan anugerah yang paling berharga untuk Asih.

Mah, ada banyak hal ingin Asih ungkapkan tapi Asih tidak kuat menuliskannya karena air mata Asih terus mendesak keluar. Asih tidak mau menangis. Asih yang sekarang akan jadi anak Mamah yang kuat.

Asih sayang Mamah.

Love and Hug

Asih Mitra

—————————————–

Selamat ulang tahun Mamah…

Itu surat pertama yang Asih tulis buat Mamah sekuar enam bulan yang lalu dan belum sempat Mamah baca. Maaf Mah. 18 hari berlalu dan semuanya tidak pernah lagi sama. Tapi Asih percaya ini yang terbaik untuk Mamah, Asih dan Papah.

Mah, kemarin ulang tahun Papah. Papah udah berusia 53 tahun dan tahun ini tidak ada nasi kuning buatan Mamah yang sangat disuka Papah. Dan, hari ini ulang tahun Mamah yang ke 46. Biasanya setiap tahun kita akan makan dan berdoa bersama. Papah selalu memilih merayakan momen ulang tahunnya di tanggal 19, barengan sama Mamah. It’s happy moment and always be.

Hari ini semuanya jelas terasa berbeda. Pagi ini ada senyum yang hilang. Rumah kita tidak lagi seceria dulu. Mah, asih tidak bisa lagi bercerita banyak hal sepulang kerja.

Mah, Tuhan menyayangi Mamah dan Asih akan selalu berdoa untuk Mamah. Asih akan jadi anak yang Mamah inginkan. Asih akan menjadi kuat seperti pesan terakhir Mamah. Asih hanya punya Papah dan Mamah dalam hidup Asih. Dan ya, Asih harus kuat Mah.

Mah, selamat ulang tahun.

Pah, selamat ulang tahun.

Love you. Always.

Iklan

11 pemikiran pada “Selamat Ulang Tahun Mah

  1. eonnie, mianhe jeongmal mianhe wktu itu pernah sms eonnie disaat yang ga tepat, jujur eon aku baru tahu keadaan eonni di postingan soff setelah sms eonnie
    sekali lg eon, jeongmal mianhe 😦
    aku nangis baca postingan eonnie ini, aku blm ngerasain apa yg eonnie rasain tp semua org pasti akan ngerasainnya kan?
    ah~ yang tabah eon, Tuhan selalu ngasih yg terbaik untuk kita :’)

  2. eonnie, aku harap .. mamah eonnie tersenyum. aku yakin eonnie kuat, dan bisa bertahan menghadapi semua cobaan. eonnie, aku tahu bagaimana perasaan eonnie. dan itu menyakitkan. kita sama. eonnie, sekarang berjanjilah pada keluarga eonnie bahwa eonnie bisa meraih semua mimpi eonnie. eonnie mewarisi tekad dan kekuatan mamah eonnie. ya, aku percaya itu. sangat. aku juga akan mencobanya :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s