Kalau ODOL Lagi Jatuh Cinta

Aku jatuh cinta. Jatuh telak tanpa bisa mengelak. Ah, duniaku jadi seakan hanya berputar di sekelilingnya. Aku mengaduk-aduk sedotan di gelas. Orange juice yang tadi dipesan belum aku minum sama sekali.

PLETAK!

Eonnie, sakit!” protesku pada kakak sepupu yang dengan seenaknya menjitak kepalaku tanpa alasan jelas.

“Hei! Lihatlah dirimu. Kau pasti sudah gila sejak Onew mengatakan cintanya padamu tadi. Hei!!”

Eonnie mengibaskan tangannya di depan wajahku. Aku malas menanggapinya. Sejak pulang dari konser tadi dia memaksaku bercerita. Paksaan dengan dalih aku berhutang banyak dengannya karena dialah yang memaksaku menemaninya ke konser. Aku mendengus kesal.

“Kenapa?” tanyaku kesal.

“Kau berhutang cerita padaku. Kau—“

Ucapannya terpotong karena pesanan kami sudah datang. Chicken mushroom and tofu.

“Lanjutkan nantit. Ayo kita makan! Ohya, kau tahu? Onew-mu itu identik dengan ayam dan tahu,” lanjutnya.

Aku meringis. So, apa hubungannya?

“Cepat makanlah.”

Oh God. Bagaimana aku bisa terjebak di sini dengan seorang kakak perempuan yang tergila-gila pada SHINee padahal coba lihat usianya, semua member SHINee harus memanggilnya Noona. Kalau bukan karenanya aku lebih memilih mendekam di apartemen sambil mendengarkan lagu-lagu Super Junior. Tapi, juga karenanya aku bertemu malaikat penolongku yang ternyata seorang idola. Aku rasanya mendapatkan sebuah keajaiban. Aku jatuh cinta sejak uluran tangan pertamanya dan kami dipertemukan lagi, dan dia mengatakan cinta.

Aku memegang pipiku. Rasanya seperti mimpi. Mendadak aku malas makan dan hanya memandangi potongan ayam dan tahu itu sambil tersenyum. Aku jatuh cinta. Aku akan jatuh cinta setiap harinya. Aaa… seseorang tolong jangan sadarkan aku jika ini hanya mimpi.

PLETAK!

Aku mendapat satu jitakan mulus lagi. Aku memandangi pelakunya dengan kesal.

“Kau ini! ODOL!” teriak Eonnie padaku.

“Apa?!” teriakku balik. Aku bingung.

“Onew Dan Onew Lagi! Hanya itu yang ada dalam pikiranmu sekarang.”

Aku tidak ingin mengelak karena hal itu benar. Onew Oppa. Membayangkan menyebut namanya saja sudah membuatku senang. Tapi, tidak. Aku tidak akan memanggilnya Onew. Aku lebih suka Lee Jinki—nama yang ia tuliskan di ponselku. Jinki Oppa. Aku tersenyum senang menemukan ide itu.

Aku meminjam istilah Eonnie, ODOL. Oppa Dan Oppa Lagi. Oppa yang sukses membuatku jauh telak dalam cinta. Aku mau jatuh cinta setiap harinya kepadamu.

˜˜

Word count: 348

Day 13, #15HariNgeblogFF

Iklan

7 pemikiran pada “Kalau ODOL Lagi Jatuh Cinta

    • iya eon *tersipu* #plak

      maksudnya sie Odol buat sikat gigi gitu, kan selalu diperlukan n ga bisa pisah ma sikat gigi, kalo salah satu ga ada pasti ada yg kurang..

      tapi, disini asih mau bikinnya beda.
      ODOL disini jadi–> Onew Dan Onew Lagi *maksa ini mah* hehe..

      Makasih ya eon udah baca n komen ^^

    • mimi, really like ur comments ^^ tiap hbs post pasti langsung nongol, hehe…

      agree, asih juga lebih suka manggilnya Jinki, Jinki oppa..

      thanKyu udah baca n komen ^^ *lempar dubu buat kamu*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s