Tentangmu yang Selalu Manis

Jinki berdiri di depan sebuah pintu apartemen dengan hoodie yang menyembunyikan wajahnya. Ia mengulurkan tangan untuk menekan password. Ia tersenyum ketika menemukan password apartemen itu masih sama, hari ulang tahunnya. Jinki tersenyum. Ia akan memberikan kejutan untuk gadis yang paling ia cintai.

Setiap sudut apartemen menyimpan banyak cerita. Ia berjalan menuju kamar dan menemukan gadisnya masih tertidur lelap. Jinki melirik jam di tangan dan memutuskan untuk membangunkan gadis kesayangannya itu lima belas menit lagi. Masih terlalu pagi.

“Ah, aku merindukan aroma lembut ini,” gumam Jinki.

Ia berjalan menuju sofa di ruang tengah dan menghempaskan tubuhnya. Ia merindukan semua hal yang menyimpan kenangan dengan gadisnya. Jinki tidak habis pikir bagaimana  bisa beberapa hari ini ia bertahan tanpa menghubungi dan melihat senyum manis itu. Senyum dari seorang gadis yang sukses membuat dirinya jungkir balik. Mungkin Jonghyun benar, ia seakan memiliki dunianya sendiri jika sedang memikirkan gadis itu. Dunia yang begitu indah dengan setiap kenangan manis.

Jinki berdiri dari duduknya. Ia tidak sabar menunggu. Belum lima belas menit dan ia sudah berjalan menuju kamar gadisnya.

“Aku merindukanmu,” batinnya.

Jinki memandang lekat wajah gadis itu. Hal yang tidak pernah  bosan ia lakukan. Memandangi wajah yang terbingkai manis dan terlihat polos saat tidur. Wajah yang selalu ia rindukan. Wajah yang terlihat menggemaskan jika sedang cemberut.

Mata gadis itu perlahan membuka. Jinki tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum. Mata sayu yang menyimpan banyak kenangan manis mereka itu menatapnya. Terkejut dan bingung. Jinki rasanya ingin meloncat senang karena rindunya yang tidak tertahan.

Mata sayu itu terpejam dan Jinki mengecupnya lembut. Ia ingin menyimpan rasa itu dalam ingatannya. Dan ketika pelukan hangat menghampirinya, semua rindunya meledak-ledak. Ia sangat merindukan pelukan itu. Pelukan yang mendekap hangat semua rindu dan cinta mereka. Pelukan yang mengalirkan rasa dan menambah deretan panjang kenangan manis.

Jinki tersenyum. Ia mencintai gadis yang juga sedang tersenyum dalam pelukannya. Gadis yang memilih disebut manis dibanding cantik, yang selalu mengukir semua kenangan manis.

Saranghaeyo nae MVP,” batin Jinki.

˜˜

Word count: 324

Day 11, #15HariNgeblogFF

Iklan

7 pemikiran pada “Tentangmu yang Selalu Manis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s