Aku Benci Kamu Hari Ini

Kau tersenyum. Aku hanya terdiam—tidak melakukan apa pun. Aku melihatmu berjalan menghampiriku. Masih tersenyum. Senyum yang membuat aku seakan tidak memiliki dunia lain selain kamu. Kamu berdiri di depanku, meraih kedua tanganku.

“Apa yang menganggu pikiranmu?”

Aku hanya menggeleng. Aku benci ini. Aku ingin mengeluarkan isi hatiku yang penuh sesak. Bahwa untuk alasan tertentu aku merasakan luapan perih dan cemburu.

“Kau cemburu karena isi surat-surat itu?” tanyamu dan mengusap lembut kepalaku.

Aku menggeleng kuat. Aku membenci hal ini lagi. Kamu selalu tahu alasan di setiap sikap tidak biasaku.

Oppa…” Aku ingin berbicara banyak hal. Tapi, melihatmu tersenyum dengan mata segaris, merangkul pundakku, membuatku lupa cara merangkai kata.

“Ayolah. Kau tidak ingin merusak waktu berharga kita hari ini, kan?”

“Tidak. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya merasa—“

“Aku tahu. Kau mencintaiku. Dan kau sedikit merasa tidak nyaman dengan fakta bahwa banyak yang mencintaiku juga?” potongmu.

Hei! Aku belum selesai bicara, teriakku dalam hati.

“Aku mencintaimu. Itu lebih dari cukup untuk mengabaikan semua itu. Kau tahu itu,” lanjutmu.

Sungguh, demi apapun itu, aku ingin membencimu. Hari ini saja. Membenci fakta seberapa besar kau menahanku dalam pusaran cinta. Cinta yang sering kali membuatku gila. Cinta yang membuatku berani mencintaimu dalam kerahasiaan. Aku ingin membencimu agar aku tidak harus menahan luapan perih dan cemburu ini. Aku ingin membencimu agar aku tidak lagi terkurung dalam rindu.

Ya, demi apapun itu, aku ingin membencimu. Jika bisa, sekali saja untuk hari ini. Tapi aku tidak bisa. Satu hari aku coba untuk membencimu dan tidak terhitung hari dimana aku terjatuh lagi untuk mencintaimu.

“Hari ini waktu untuk kita berdua. Seharian penuh. Ah, rasanya sangat menyenangkan,” ucapmu riang sambil merangkul pundakku dan berjalan keluar ruangan.

Kau mengajakku duduk di sofa ruang tengah. Ruangan yang sepi dan hanya ada suara televisi. Aku duduk dengan malas. Memperhatikanmu yang sedang mengganti-ganti saluran telivisi. Aku tidak peduli apa yang ingin ingin kau lihat dari layar datar itu. Aku hanya ingin melihatmu sambil bertanya: apakah aku bisa membencimu semudah aku mencintaimu?

Kau menoleh padaku. Menatapku lekat. Aku hanya terdiam. Wajahku memanas ketika kusadari wajahmu begitu dekat. Tanganmu terulur dan menyentuh pipiku lembut. Jantungku berdetak hebat. Kau mencium keningku lembut. Tidak ada kata-kata. Hanya perasaan kita berdua yang saling mengalir kuat.

Aku tahu jawaban dari pertanyaanku tadi adalah: tidak.

Ya, aku tidak bisa membencimu. Tidak bisa, bahkan untuk satu  hari ini saja. Aku hanya bisa mencintaimu. Tidak hanya hari ini tapi pada hari-hari yang telah terlewati dan akan dilewati.

~~

Word count: 405

Day 8, #15HariNgeblogFF

Iklan

13 pemikiran pada “Aku Benci Kamu Hari Ini

  1. “Aku mencintaimu. Itu lebih dari
    cukup untuk mengabaikan semua itu.
    Kau tahu itu,” lanjutmu. aahhh… aq pingsan…

    *bangun lagi*
    huaaa asih.. gmna bs dgn mudah dpt rangkaian kata buat nulis ff dlm sehari… au au au

    sukaaaa
    brp hr lg ya.. skrg hr ke-8… *ngitung

    • Mimi jgn pingsan, hehe…

      rangkaian kata2 itu nongol begitu az begitu ngebayangin wajah Jinki Oppa ^^ dan ini ditulis jam 1 pagi n ga nyampe sejam karena mata udah kelewat ngantuk, hehe… *jadi curcol*

      tujuh hari lagi, tapi pengen tetep nulis series FF ini, hihi…

      makasih ya udh mau baca n komen ^^

      • wuiiiihhhh jam 1 pagi… daebak…
        aq segitu udh d pulau kapuk (re: kasur) sm jinki… kkkk

        wahh bkal dbkin series ff jinki ini?? wah wah.. bakal tmbh srg aq ntar visit k sini… hihihi

      • hihi… habisnya lg ada ide n blm bisa tidur ^^

        rencana sie gitu, di Library baru ada 2 FF di series “MVP in Love” udh baca?
        masih nyambung ma cerita2 di #15haringeblogFF ini nantinya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s